WIKIPEDIA
Leksikologi (dari bahasa Yunani: lexiko; "leksikon") adalah cabang ilmu Linguistik yang mempelajari kata, sifat, dan makna, unsur, hubungan antarkata (semantiks), kelompok kata, serta keseluruhan leksikon. Ilmu ini terkait erat dengan Leksikografi yang juga mempelajari kata, terutama dalam kaitannya dengan penyusunan kamus. Secara sederhana, Leksikografi disebut sebagai penerapan praktis dari Leksikologi.
PENJELASAN
Sederhananya, Lexichology merupakan ilmu atau studi mengenai bentuk, sejarah, dan arti kata. Sementara menurut istilah, Lexichlogy merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari seluk beluk makna atau arti kosa kata yang telah termuat atau akan dimuat dalam kamus.
Lexichology memiliki cabang dimana ini masih merupakan satu kesatuan Lexichology atau masih termasuk didalamnnya. yaitu Lexichografi. Orang-orang masih bingung membedakan keduanya. Bahkan ada yang menganggap keduanya sama. Namun faktanya Lexichology dan Lexichografi memiliki arti dan fungsi berbeda.
Seperti yang sudah saya tuliskan diatas, bahwa Lexichology merupakan ilmu yang mempelajari sejarah, makna, dan arti kosa kata. Sementara Lexichografi adalah ilmu yang mempelajari kata yang erat kaitannya dengan penyusunan kamus. Artinya, Lexichology berfungsi dalam memilih kata dan makna, sementara Lexichografi berfungsi sebagai penyusun kata dalam kamus. Baik itu dalam pemilihan kata serapan, definisi kata, dan kelengkapan komponen kamus lainnya.
keduanya tidak dapat dipisahkan dalam pembuatan kamus. Ini karena Lexichology tanpa Lexichografi tidak akan menghasilkan kamus yang baik dan benar. Sebaliknya, Lexichografi tanpa Lexichology juga tidak dapat menghasilkan kamus yang sempurna karena tidak dapat mengungkap makna di dalam kosa kata.
Ini mengapa Lexichografi juga sering disebut sebagai penerapan praktis dari ilmu Lexichology. Ahli Lexichology biasanya disebut dengan Lexicholog dan ahli Lexichografi biasanya disebut dengan Lexichograf.
Berikut langkah-langkah penyusunan kamus yang sesuai dengan ilmu Lexichografi:
- Pengumpulan data (kosa kata) Lexichology
- Memilih pendekatan dan metode penulisan kamus
- Menyusun kata sesuai urutannya (abjad)
- Penulisan materi
- Mempublikasikan kamus tersebut
Masalah yang juga tak kalah penting dari penyusunan kamus adalah masalah semantis yang erat hubungannya dengan arti kata, kosa kata yang hampir punah, dan kosa kata yang baru muncul.
Ada 2 jenis Lexichology, yaitu:
- Lexichology umum, yaitu Lexichology yang berkaitan dengan studi umum, kata-kata, dan kosakata, terlepas dari fitur khusus dari bahasa tertentu.
- Lexichology khusus, yaitu yang bersangkutan studi dan deskripsi kosa kata dan kosa kata unit dari bahasa tertentu. Lexichology khusus deskriptif (sinkronik Lexichology), penawaran dengan kosa kata dan kosakata unit dari bahasa tertentu pada waktu tertentu khusus leksikologi sejarah (leksikologi diakronis), penawaran dengan perubahan dan perkembangan kosakata dalam perjalanan waktu.
Leksikologi memiliki banyak koneksi dengan cabang lain yang juga memiliki kata sebagai unit pusat yaitu :
- Grammar, yaitu mempelajari masalah mengenai tata bahasa.Jika penelitian leksikologi arti kata, Kedua mempelajari akar, morfem, imbuhan. Tapi, tidak seperti tata bahasa, fungsi lexicological adalah nama objek. Kata adalah bagian terkecil dari kalimat, dan kalimat pada gilirannya adalah unit komunikatif terkecil.
- Dengan Fonetik. Jika kita mengubah stres, kita mengubah arti kata dan bahkan bagian dari pidato: Record - Record, coment - coment; blackboard - papan hitam, blackbird - burung hitam.
- Juga memiliki beberapa link dengan gaya bahasa. Salah satu masalah dari leksikologi adalah karakteristik gaya. Studi gaya bahasa gaya gaya yang berbeda. Refleksi gaya adalah dalam teks. Misalnya. gaya kutu buku kita sering dapat menemukan dalam fiksi klasik atau buku pelajaran; kolokasi - dalam pidato.
- Social Linguistik (Studi Budaya): bahasa adalah bagian dari budaya, itu adalah refleksi dari mentalitas orang. Ada beberapa kombinasi kata yang spesifik dan asosiasi dalam setiap bahasa. Misalnya. profesi: kebaikan berhubungan dengan pekerja sosial.
Kesimpulan : Lexichology adalah ilmu yang menentukan kata, sejarah, makna, bentuk, susunan, dan arti pada kamus. Artinya, sebelum kata-kata pada kamus dimuat, Lexicholog terlebih dahulu memilahnya.
Sementara Lexichografi adalah ilmu yang membantu dalam penyusunan kata-kata tersebut ke dalam kamus. Lexichology dan Lexichografi tidak hanya digunakan untuk kamus perkata, juga digunakan dalam membuat
Idiom. Ini karena Lexichology berfungsi dalam menentukan perumpaan kata/kalimat apa yang akan digunakan. Namun kedua cabang ini memerlukan kerja sama dengan Semantic. Karena Semantic berfungsi untuk memahami makna.
note: Sekian dan Terimakasih